Aki/Battery VRLA

battery-ups-panasonicUPS singkatan dari kata Uninterruptible Power Supply adalah sebuah Alat Electronic yang fungsi utamanya sebagai Penyedia Listrik Cadangan atau tambahan pada bagian tertentu seperti komputer, Data Center, atau bagian lain yang penting untuk mendapatkan asupan listrik secara terus-menerus dalam waktu tertentu. UPS juga disebut sebagai baterry backup.

BATTERY-UPS

VRLA sendiri memiliki kepanjangan Valve Regulated Lead Acid yang sudah banyak dikenal dengan sebutan yang lain yaitu SLA “Sealed Lead Acid”. Untuk di negara kita Indonesia, sudah dikenal dengan sebutan AKI atau Baterai kering

Dalam hal ukuran volumenya, aki jenis ini memiliki ukuran yang lebih kecil bila dibandingkan dengan aki pada umumnya. Untuk aki in i peletakanya bisa dalam posisi ditidurkan, karena kondisi fisik sepenuhnya dalam keadaan kedap udara. Baterai / aki VRLA ini memiliki sifat tertutup, sehingga untuk terjadi penguapan / evaporasi sangatlah kecil, oleh karenanya tidak perlu adanya perawatan untuk penambahan cairan electrolyte selama aki ini digunakan. Untuk proses terjadinya penguapan diatur pada bagian yang disebut dengan valve / katub.

Berikut penggolongan jenis baterai VRLA yang didasarkan pada teknologinya:

1. VRLA dengan teknologi AGM ( Absorptive Glass Mate )

Untuk teknologi aki jenis ini, Separator pada aki yang berupa lembaran serat kaca seperti fiber glass akan menyerap cairan electrolyte. Pada bagian DOD ( Depth of Discharge ) memiliki 30% cycle life yang mencapai 1.400 cycle.

Teknologi AGM merupakan jenis aki / baterai yang paling umum serta sudah dikenal dengan “baterai cair” yang dikarenakan jenis elektrolitnya masih berupa bentuk cairan yang tertahan pada fiber glass. Untuk terjadinya proses sulfasi disini akan berlangsung normal dan cenderung untuk cepat.

2. VRLA dengan teknologi GEL

Jenis aki ini memiliki Cairan electrolyte berbentuk gel yang memiliki sifat yang solid dan kaku. Untuk bagian ( Depth of Discharge ) DOD nya memiliki 30% cycle life yang mencapai 2.000 cycle.

Sedangkan untuk baterai VRLA jenis gel ini, merupakan jenis yang terbaik dan yang paling tahan lama yang dikarenakan elektrolitnya berupa gel dan tidak cair. Untuk proses sulfasi sendiri terjadi lebih lambat.

Penggunaan Aki / batrai VRLA tentu memiliki beberapa keunggulan apabila dibandingkan dengan Aki/baterai jenis asam timbal / Aki basah (MF). Berikut beberapa keuntungannya:

– Pemasangan aki VRLA ini bisa dalam posisi apapun.
– Tanpa perlu adanya perawatan serta bisa mengurangi inspeksi serta pemeliharaan
– Tentu akan dirasa lebih aman. Sistem kerja pada aki VRLA ini sudah dirancang untuk bisa menghilangkan emisi gas/uap pada saat terjadi overcharge. Adanya uap ini tentu bisa mengakibatkan terjadinya korosi pada logam apabila terjadi kebocoran.

Kemudian untuk penggolongannya sendiri, VRLA ini didasarkan pada kondisi penggunaan:

1. Kondisi Stanby Use

Dalam kondisi ini baterai akan berfungsi atau berjalan disaat sumber arus listrik utama mati atau tidak bekerja. Contoh pengaplikasian baterai ini pada : Sistem UPS, emergency lamp, Dsb

2. Kondisi Cycle Use

Untuk kondisi ini baterai langsung bekerja untuk pengeluaran arus listrik ( proses discharging), setelah proses ini dilanjut langsung dengan proses pengisian kembali (charging ulang), proses berlangsung secara berulang-ulang. ( proses 1x charging – 1x discharging bisa disebut proses satu siklus ). Untuk contoh pengamplikasiannya pada: baterai-baterai peralatan elektronika, pada kendaraan bertenaga baterai seperti mobil golf, forklif, dsb

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *